Algoritma Pemograman 4 ~

Repetition
Apakah fungsi repetition,repetition atau repetisi digunakan untuk mengulangi sebuah proses sampai pada batas yang ditentukan.

Ada 3 cara untuk looping (repetition) yaitu :

  • For
  • While
  • Do – While
  • For : Perulangan yang dapat ditentukan nilai awal, batasan perulangan dan dapat menentukan interval dari perulangan.

Contoh :

   for( x = 1 ; x <= 10 ; x++ ) printf( “%d ”, x );

  • While: Akan melakukan pengulangan selama kondisi bernilai TRUE

Contoh:

n=2

while(n%2=0 && n<10)

printf(“hello”);

n++

maka program hanya akan menulis ketika n dibagi 2 sama dengan nol

  • Do-While : Sama seperti while namun do while akan menjalankan perintah minimal 1x.

do

{

printf(”%d\n”x);

}

while(x++ <=10);

  • Break: break adalah command yang digunakan untuk keluar dari scoope looping
  • Continue:adalah command untuk mengskip sebuah repetition yang cocok dengan commandnya

Algoritma Pemograman 3 ~

Minggu ini kami belajar tentang selection, selection dibagi menjadi 4 :

1. If

if (expression) statement;
or
if (expression){
statement 1
statement 2
}

2. If-Else

if (expression) statement1;
else statemen2;
or
if (expresion){
statement }
else{
statement}

3. Nested-if (if di dalam if)

4. Switch-case

switch (expression) {
case constant1 : statement1;
break;
case constant2 : statement2;
break;
default : statement;

 

Jenis-jenis Error :

1. Compile Time Error, error yang jalan saat statement pada program tersebut rusak karena adanya karakter yang dibutuhkan hilang.

2. link time error, error yang jalan setelah compiling, dikarenakan ada yang hilang (kurang tau karena bagian ini tidak mendengarkan)

3. Run time error, error yang jalan saat program sudah jalan, dikarenakan overlimit dari sebuah variabel

4. Logical error, error yang merupakan perbedaan hasil dari sebuah statement. Harusnya hasilnya a keluarnya b.

Algoritma Pemograman 2 ~

Hari Kamis lalu dimulai dengan sesi kelas besar, lalu dilanjutkan dengan 2 kelas biasa. Kali ini saya akan mem-flashback sedikit materi kelas besar.

Materi yang diajarkan adalah Operator, Operand dan Arithmetic.

Operator -> +, – , *, %, /

Unary -> 1 Operand

Binary -> 2 Operand

Tenary -> 3 Operand

Operator ada bermacam tipe, yaitu :

  • Assignment – > =
  • Logical -> &&, ||, !
  • Arithmatic -> +, -, *, /, %, ++, —
  • Relational -> ==, !=, <, >, <=, >=, ?:
  • Bitwise ->  Operasi Bit -> &, |, ^, ~, >>, <<
  • Pointer

Penggunaan operator akan lebih mudah dimengerti lewat praktek. Ini hanya merupakan pengenalan kasar tentang Operator, Operand & Arithmatic.

Algoritma Pemograman ~

Pada tanggal 11 Oktober 2015, kami jurusan GAT, MAT, dan CS mengikuti sesi algoritma dan pemograman di ruang 800. Awal sesi dipimpin oleh dosen tamu, Feri Lauw, dia menjelaskan Object Oriented Programing. Dia menjelaskan dengan sangat sederhana dan sangat unik, sehingga saya pun masih bisa mengingat nya dengan mudah.

OOP terdiri dari :

1. Inheritance

2. Encapulation

3. Abstraction

4. Interface

Lalu, Algoritma terdiri dari :

1. Pseudo Code

2. Flow chart

Sesi ini menjelaskan ulang tentang apa yang sudah kita pelajari pada saat AO kemarin, sehingga kami bisa lebih mudah mengikuti sesi.

Kita dijelaskan mengapa kita menggunakan bahasa C. Karena bahasa C itu bahasa yang fleksibel, bisa digunakan mulai dari komputer spesifikasi rendah sampai komputer yang berspesifikasi tinggi, selain itu bahasa C juga sangat dikenal sebagai bahasa pemograman, dan memiliki banyak fungsi library.

Misalnya :

–  <math.h>    : Mathematical Functions

–  <stdio.h>  : Input and Output

–  <stdlib.h>  : Utility Functions

–  <string.h>  : String Functions

–  <time.h>    : Time and Date Functions

Menurut saya, berhubung pada saat AO kita belajar bahasa pemograman secara praktek, kita dapat lebih mudah mengerti bagaimana, apa, kapan, atau mengapa kita menggunakan Bahasa C. Jadi sebaiknya bagi orang yang baru mengenal bahasa C, saya sarankan untuk mulai mempelajari lewat praktek 🙂

Sekian post tentang sesi AlgoProg kali ini 🙂