Algoritma Pemograman 10 ~

SORTING adalah pengurutan data.

Metode-metode sorting :

A.Bubble Sort
Penukaran data hingga data terurut (Ascending atau Descending).

B.Selection Sort
Memastikan data kecil dan data besar. -Mencari index terkecil, baru index tersebut disimpan,selama index yang dicek bukan yang terkecil , index tersebut tetap pada tempatnya.

C.Insertion Sort
Proses Persisipan,bandingkan Index yg dipilih dengan index lain, jika index lain tersebut lebih besar maka index tersebut digeser.

D.Quick Sort
Algoritma sorting yang berdasarkan pembandingan dengan metoda divide-and-conqueror.

E.Marge Sort
Sort yang dilakukan dengan teknik merge (menggabungkan) dua buah array kedalam sebuah array yang baru.

SEARCHING adalah mencari data (harus sudah di sorting).

Algoritma Pemograman 8 ~

Stream dibagi 3 menjadi :

  • Standard input stream (stdin)
  • Standard output stream (stdout)
  • Standard error stream (stderr)

Mode untuk membuka file adalah sebagai berikut :

  • “r”          digunakan untuk membaca
  • “w”        digunakan untuk menulis
  • “a”         digunakan untuk menambahkan tulisan
  • “r+”       digunakan untuk menulis atau membaca.
  • “w+”      digunakan untuk dibaca atau ditulis
  • “a+”       digunakan untuk membaca atau menambahkan
  • “rb”       digunakan untuk membuka file(biner)untuk dibaca.
  • “wb”     digunakan untuk membuat file(biner)untuk ditulis.

Algoritma Pemograman 5 ~

Pointers and Arrays:

-Pointer Definition
-Pointer Concept
-Pointer to Pointer
-Array

Pointer is a variable that store the address of another variable

Syntax :
*ptr_name;
Two operators mostly used in pointer : * (content of) and & (address
of)
Example:

Initialize an integer pointer into a data variable:

int i, *ptr;
ptr = &i;
To assign a new value to the variable pointed by the pointer:
*ptr = 5; /* means i=5 */

Pointer to pointer is a variable that saves another address of a
pointer
Syntax:

**ptr_ptr ;

Example:

int i, *ptr, **ptr_ptr;
ptr = &i;
ptr_ptr = &ptr;
To assign new value to i:

*ptr = 5;
// means i=5 ;
**ptr_ptr = 9;
// means i=9; or *ptr=9;

Array Definition

Data saved in a certain structure to be accessed as a group or
individually. Some variables saved using the same name
distinguish by their index.

Array characteristics:
All elements have similar data type

Random Access

Each element can be reached individually, does
not have to be sequential

Pointer Constant & Pointer Variable

Pointer variable is a pointer that can be assigned with new
value at run-time.

Pointer constant is a pointer that can not be assigned with
new value at run-time

Array is Pointer Constant to its first element of the array.
Array can be filled with pointer variable.

Example:

int x=10, y=20;

int *ptr;
ptr = &x;
ptr = &y;

Algoritma Pemograman 4 ~

Repetition
Apakah fungsi repetition,repetition atau repetisi digunakan untuk mengulangi sebuah proses sampai pada batas yang ditentukan.

Ada 3 cara untuk looping (repetition) yaitu :

  • For
  • While
  • Do – While
  • For : Perulangan yang dapat ditentukan nilai awal, batasan perulangan dan dapat menentukan interval dari perulangan.

Contoh :

   for( x = 1 ; x <= 10 ; x++ ) printf( “%d ”, x );

  • While: Akan melakukan pengulangan selama kondisi bernilai TRUE

Contoh:

n=2

while(n%2=0 && n<10)

printf(“hello”);

n++

maka program hanya akan menulis ketika n dibagi 2 sama dengan nol

  • Do-While : Sama seperti while namun do while akan menjalankan perintah minimal 1x.

do

{

printf(”%d\n”x);

}

while(x++ <=10);

  • Break: break adalah command yang digunakan untuk keluar dari scoope looping
  • Continue:adalah command untuk mengskip sebuah repetition yang cocok dengan commandnya

Algoritma Pemograman 3 ~

Minggu ini kami belajar tentang selection, selection dibagi menjadi 4 :

1. If

if (expression) statement;
or
if (expression){
statement 1
statement 2
}

2. If-Else

if (expression) statement1;
else statemen2;
or
if (expresion){
statement }
else{
statement}

3. Nested-if (if di dalam if)

4. Switch-case

switch (expression) {
case constant1 : statement1;
break;
case constant2 : statement2;
break;
default : statement;

 

Jenis-jenis Error :

1. Compile Time Error, error yang jalan saat statement pada program tersebut rusak karena adanya karakter yang dibutuhkan hilang.

2. link time error, error yang jalan setelah compiling, dikarenakan ada yang hilang (kurang tau karena bagian ini tidak mendengarkan)

3. Run time error, error yang jalan saat program sudah jalan, dikarenakan overlimit dari sebuah variabel

4. Logical error, error yang merupakan perbedaan hasil dari sebuah statement. Harusnya hasilnya a keluarnya b.

Algoritma Pemograman 2 ~

Hari Kamis lalu dimulai dengan sesi kelas besar, lalu dilanjutkan dengan 2 kelas biasa. Kali ini saya akan mem-flashback sedikit materi kelas besar.

Materi yang diajarkan adalah Operator, Operand dan Arithmetic.

Operator -> +, – , *, %, /

Unary -> 1 Operand

Binary -> 2 Operand

Tenary -> 3 Operand

Operator ada bermacam tipe, yaitu :

  • Assignment – > =
  • Logical -> &&, ||, !
  • Arithmatic -> +, -, *, /, %, ++, —
  • Relational -> ==, !=, <, >, <=, >=, ?:
  • Bitwise ->  Operasi Bit -> &, |, ^, ~, >>, <<
  • Pointer

Penggunaan operator akan lebih mudah dimengerti lewat praktek. Ini hanya merupakan pengenalan kasar tentang Operator, Operand & Arithmatic.

Algoritma Pemograman ~

Pada tanggal 11 Oktober 2015, kami jurusan GAT, MAT, dan CS mengikuti sesi algoritma dan pemograman di ruang 800. Awal sesi dipimpin oleh dosen tamu, Feri Lauw, dia menjelaskan Object Oriented Programing. Dia menjelaskan dengan sangat sederhana dan sangat unik, sehingga saya pun masih bisa mengingat nya dengan mudah.

OOP terdiri dari :

1. Inheritance

2. Encapulation

3. Abstraction

4. Interface

Lalu, Algoritma terdiri dari :

1. Pseudo Code

2. Flow chart

Sesi ini menjelaskan ulang tentang apa yang sudah kita pelajari pada saat AO kemarin, sehingga kami bisa lebih mudah mengikuti sesi.

Kita dijelaskan mengapa kita menggunakan bahasa C. Karena bahasa C itu bahasa yang fleksibel, bisa digunakan mulai dari komputer spesifikasi rendah sampai komputer yang berspesifikasi tinggi, selain itu bahasa C juga sangat dikenal sebagai bahasa pemograman, dan memiliki banyak fungsi library.

Misalnya :

–  <math.h>    : Mathematical Functions

–  <stdio.h>  : Input and Output

–  <stdlib.h>  : Utility Functions

–  <string.h>  : String Functions

–  <time.h>    : Time and Date Functions

Menurut saya, berhubung pada saat AO kita belajar bahasa pemograman secara praktek, kita dapat lebih mudah mengerti bagaimana, apa, kapan, atau mengapa kita menggunakan Bahasa C. Jadi sebaiknya bagi orang yang baru mengenal bahasa C, saya sarankan untuk mulai mempelajari lewat praktek 🙂

Sekian post tentang sesi AlgoProg kali ini 🙂

 

Academic Orientation

Academic Orientation adalah Pra Kuliah nya Binus. Disini kita diajarkan oleh dosen mata kuliah kita masing-masing. Misalnya, saya jurusan Game App & Tech, oleh karena itu saya diajari coding. Dosen kelas saya waktu itu Kak Albertus Agung, atau Kak AG. Katanya, AG adalah julukan yang dia dapat dari LAC atau Lab Assistant Center, selama dia masih menjabat di Binus, julukan AG tidak bisa dipakai oleh orang lain. Saya juga sempat diajari oleh ketua jurusan GAT, yaitu Kak YP, saat itu dia membawakan materi kurikulum. Mereka berdua masih tergolong sangat muda, dan mereka merupakan pahlawan bagi para anak muda yang gemar bermain game, karena kalau pelajaran kita adalah pelajaran yang sangat kita sukai, maka kita akan memiliki motivasi yang sangat tinggi untuk belajar, apa lagi jika setiap mahasiswa GAT memiliki mimpi yang sangat tinggi untuk dicapai, sehingga mereka akan semakin ambisius untuk belajar.

Di AO saya juga belajar banyak tentang fasilitas Binus, mulai dari cara untuk student exchange, menjadi tutor ato mentor, perpustakaan, cara dapat pekerjaan, dan banyak hal lainnya. Binus merupakan fasilitator yang sangat baik bagi mahasiswanya karena fasilitas yang diberikan sangatlah banyak dan membantu.

Selanjutnya ada CLO, atau Campus Life Orientation, tetapi saya belum melewati fase ini, jadi hal ini tidak akan diceritakan sekarang ~

General Orientation

hello noobs guys, kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya selama menjadi MaBa Binus, sebelum nya saya dan teman-teman seperjuangan harus melewati tahap pertama sebelum menjadi MaBa Binus, yaitu FEP. FEP adalah singkatan dari Freshmen Enrichment Program, nama lainnya MOS bagi kalangan Sekolah Menengah. FEP ini terbagi atas 3 bagian, yaitu GO, AO,  CLO.

GO adalah General Orientation, ini mirip seperti MOS pada umumnya, hanya saja disini tidak ada senioritas. Saya masuk dalam kelompok ABN16, dibimbing oleh Buddy Coordinator yang baik dan seru. GO berlangsung selama 6 hari, selama itu kita semua mempelajari seluk beluk tentang Binus, mulai dari sistem perkuliahan, sedikit sejarahnya, tata tertib, syarat skripsi, dan berbagai macam hal yang berguna bagi MaBa Binus.

Pada hari terakhir, ada acara EXPO, yaitu acara daftar UKM. UKM adalah Unit Kegiatan Mahasiswa, atau bisa dibilang Ekskul. Sebelum hari terakhir, ada Bunga Rampai, itu adalah acara Demonstrasi semua UKM dan Himpunan yang ada di Binus. GO diakhiri dengan acara kebersamaan, yang mirip perform yel-yel perkelas sehingga terlihat kebersamaan setiap kelasnya. Begitulah General Orientation ~